Yogyakarta-Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Kongres Mahasiswa ke XIV pada tanggal 6-7 Januari 2018 bertempat di gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta.  Kongres dilaksanakan sehubungan dengan berakhirnya kepengurusan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Lembaga Semi Otonom (LSO) yang dimiliki oleh Fakultas Farmasi UAD, demikian dikatakan Ketua Pelaksana Desy Aryani di Kantor DPM FF UAD.

Kongres kali ini mengusung tema “Sinergitas Kongres Mahasiswa Sebagai Wadah Aspirasi dan Edukasi Untuk KBM Farmasi Mengispirasi”. Desy Aryani selaku ketua panitia sekaligus penanggung jawab kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa dilaksanakannya kegiatan ini sebagai wadah edukasi bagai mahasiswa mengenai sistem demokrasi sehinggga diharapkan mahasiswa Farmasi memiliki bekal ketika berada di masyarakat.

Diperkirakan akan dihadiri lebih kurang 200 mahasiswa yang akan hadir dalam Kongres kali ini. Mereka dibagi menjadi 2 kelompok, yakni Peserta dan Peserta peninjau. Disamping itu beberapa dosen juga akan ikut serta hadir dalam acara tersebut.

Ketua DPM Farmasi UAD Tedi Rustandi mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk mengikuti kegiatan kongres ke XIV yang dilaksanakan di PP Muhammadiyah Yogyakarta. Tambahnya, tugas pokok kongres mahasiswa adalah sebagai perwujudan kedaulatan tertinggi Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan yang berada di tangan seluruh mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan dan sebagai momentum dalam Laporan Pertanggungjawaban organisasi kemahasiswaan serta estafet kepengurusan kepada periode selanjutnya, lebih dari itu kongres mahasiswa sebagai ajang untuk menjadi lebih baik lagi pada tahun depan. Menurutnya mahasiswa tidak hanya disibukkan dengan perkuliahan tapi juga harus dibarengi dengan keaktifan berorganisasi karena dengan berorganisasi mahasiswa dapat mengasah kepekaan sosial serta memiliki sifat humanis yang nantinya sebagai bekal dalam hidup bermasyarakat.

Kegiatan ini akan dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi Dr. Dyah Aryani Perwitasari M.Si., Ph.D., Apt. Kemudian dalam rangkaian kegiatan kongres ini akan dilaksanakan berbagai kegiatan seperti menetapkan Peraturan KBM Fakultas Farmasi, Melantik DPM terpilih serta Gubernur dan Wakil Gubernur BEM untuk selanjutnya melanjutkan estafet kepemimpinan di pemerintahan mahasiswa Farmasi UAD.

Hasil kongres salah satunya dengan dilantiknya Ketua DPM terpilih yaitu Alfin dari mahasiswa semester 5 menggantikan Tedi Rustandi dari kelas FSBA dan Rudi Afrinanda dari mahasiswa semester 5 menggantikan Narendra Kusuma Jati dari kelas FSBA sebagai Gubernur BEM. Dalam kegiatan ini pula turut dimeriahkan dengan hadirnya Lembaga Semi Otonom (LSO) yang dimiliki Fakultas Farmasi seperti diantaranya: Musik Farmasi (SIKFAR), CDG, Basket Farmasi (BAMAFA), KFP, CBF, Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia (JMKI), dll. Kegiatan ini terselenggaran atas dukungan dana dari fakultas dan universitas. Terlaksananya kongres ini dikarenakan kerja keras dari panitia yang terdiri dari mahasiswa Farmasi UAD yang di pilih untuk mensukseskan acara tersebut. Maka dari itu penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang turut serta dalam mensukseskan acara tersebut.