Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Dyah AP, M.Si, Ph.D., Apt : “Precision medicine is Existing, Challenge and Hope”

Yogyakarta- Pada Sabtu ( 09/02/2019) bertempat di ruang Amphetarium Gedung Utama Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan sekaligus Pengukuhan Guru Besar kepada Prof. Dr. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., P.hD., Apt. Pada pidato pengukuhannya, Prof Dyah mengangkat judul ” From Personalized Medicine to Precision Medicine based on patient preference: Existing, Challenge and Hope” atau “Dari pengobatan individu menuju ke Pengobatan yang tepat sesuai kebutuhan pasien: Kenyataan, Tantangan dan Harapan”. Pengobatan yang tepat (Precision medicine) adalah pendekatan baru untuk pencegahan dan pengobatan penyakit dengan mempertimbangkan gen, lingkungan dan pola hidup seorang pasien.

Perkembangan Asuhan Kefarmasian (Pharmaceutical care) dari pengobatan rasional menjadi pengobatan yang tepat menjadikan bagian dari ilmu farmasi yang meliputi farmakogenetik, ilmu sosial dan perilaku pasien perlu dipelajari lebih dalam. Kualitas hidup juga merupakan salah satu luaran terapi dan muenjadi tujuan dari aktivitas asuhan kefarmasian. Namunn pada kenyataannya, belum semua keilmuan tersebut dijadikan dasar dalam pemilihan obat yang tepat. Munculnya resistensi terhadap pengobatan, kekambuhan penyakit dan efek yang tidak diinginkan menjadi dasar ketertarikan terhadap perkembangan keilmuan ini. Variasi pada gen, protein, dan fungsi metabolisme dapat menimbulkan penyakit tertentu, mempengaruhi progresivitas penyakit, bahkan mempengaruhi respon tubuh terhadap obat. Obat diasumsikan dapat berkhasiat pada semua pasien yang indikasinya sesuai. pada kenyataannya, beberapa pasien akan mengalami respon yang berbeda. Respon tersebut dapat berupa tidak efektifnya obat atau muncul reaksi obat yang tidak diinginkan (Adverse Drug Reaction= ADR).

 

Dibandingkan dengan personalized medicine dan individualized medicine, precision medicine lebih mengakomodasi konsep baru, diagnosis, dan pengobatan. Pilihan pasien (patient preference) adalah nilai-nilai yang dimiliki oleh pasien yang digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk memberikan keputusan terkait denngan ikesehatan dan pengobatannya. Prof Dyah juga sedikit bercerita mengenai perjalanannya selama melakukan penelitian, proses pengambilan data dan bagaimana keluarga dan rekan-rekan beliau memberikan dukungan pada penelitian ini. (DV)

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Dyah AP, M.Si, Ph.D., Apt