Studi Banding Pelayanan Pasien Tuberkolusis di Beatrixoord, Haren

Groningen- Pada Selasa (18-12-2018) Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dr. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., PhD., Apt melakukan kunjungan ke Beatrixoord, Haren. Kunjungan ini merupakan kerja sama dari Fakultas Farmasi UAD dengan Groningen University atas fasilitas yang diberikan dari KBRI di Belanda. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mempelajari bagaimana interaksi tenaga kesehatan dalam melaksanakan individualisasi terapi untuk pasien tuberkulosis. Pasien tuberkulosis di Beatrixoord, Haren, mendapatkan individualisasi terapi berdasarkan pemeriksaan kadar obat dalam darah pada pasien-pasien yang berisiko mengalami ketidakefektifan obat tuberkulosis, seperti pasien tuberkulosis dengan komorbid diabetes dan malnutrisi. Untuk meyakinkan bahwa obat akan bekerja secara efektif, maka sampel darah akan diambil secara reguler dan penyesuaian dosis dilakukan untuk mendapatkan kadar efektif obat. Kolaborasi dokter, apoteker, perawat dan pekerja sosial di Beatrixoord sangat baik, sehingga menghasilkan pelayanan yang purna untuk pasien TB.

Ruang perawatan untuk pasien TB dibuat senyaman mungkin sehingga pasien yang berasal dari berbagai negara tersebut bisa beradaptasi dengan lingkungan dan pasien lain. Pada setiap ruang perawatan yang memerlukan isolasi, terdapat ruang antara bertekanan negatif yang mencegah penularan penyakit TB. Fasilitas untuk kegiatan sehari-hari juga disediakan seperti ruang bersantai, ruang kreatif, ruang keluarga, ruang memasak, ruang makan dan ruang olah raga. Dengan fasilitas dan instalasi ruangan yang cukup memadai untuk kondisi penyakit TB, membuat tujuan pengobatan TB tercapai. Dalam rangka mewujudkan MoU dengan Groningen University, Farmasi UAD akan memperluas kerjasama dengan departemen lain,yaitu Departemen of Pharmacotherapy, Department of Clinical Pharmacy and Pharmacology and the Lung department di UMCG. (Dyah)