Yogyakarta- Kamis (30/11) Fakultas Farmasi UAD mendapat kunjungan dari Prof. dr. B. (Bob) Wilffert yang merupakanKepala Departemen Farmakoterapi, Epidemiologi dan EKonomi, Universitas Groningen Belanda. Pada kunjungannya ke UAD kali ini, Prof. B. Wilffert berkesempatan memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa Profesi Apoteker UAD. Dalam kuliahnya, Prof. B. Wilffert menyampaikan mengenai topik “Individualization of Pharmacotherapy by Pharmacogenetics”. Beliau yang memang banyak melakukan penelitian di bidang farmakogenetik memaparkan bagaimana peran farmakogenetik dalam farmakoterapi. Farmakogenetik merupakan salah satu cabang ilmu farmakologi yang mempelajari obat dengan focus pengaruh faktor genetic pada metabolism dan efek obat. Faktor genetik pada setiap individu berbeda, yang menyebabkan metabolism suatu obat antar individu pun berbeda. Metabolisme antar individu yang berbeda ini menyebabkan perbedaan efek obat, baik itu efek yang diinginkan maupun efek sampingnya. Contoh yang disampaikan Prof. B. Wilffret adalah polimorfisme enzim SItokrom. Sitokrom-P450 merupakan enzim pemetabolisme yang ada dihati. Enzim sitokrom P450 ini memiliki berbagai bentuk isoenzim yang berbeda dalam setiap individu. Hal tersebut menyebabkan metabolisme suatu obat dalam tiap individu pun menjadi berbeda. Selain mengisi kuliah tamu, Prof. B. Wilffert juga berkesempatan untuk berdiskusi dengan dosen-dosen Fakultas Farmasi UAD. Berbagai topik didiskusikan, diantaranya mengenai studi lanjut untuk kandidat phD dosen di lingkungan farmasi UAD, perkembangan riset bidang farmakologi di Groningen dan kolaborasi penelitian antara Groningen dan UAD. (dvp_Humas Farmasi UAD)