LABORATORIUM RISET DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Profil :

Laboratorium Riset dan Teknologi Informasi mengelola dua unit laboratorium yaitu :

  1. Laboratorium Riset
  2. Laboratorium Teknologi Informasi

 

LABORATORIUM RISET

Laboratorium Riset merupakan laboratorium penelitian terpadu (LPT) yang menjadi tempat pelaksanaan penelitian dan pengujian baik bidang kimia farmasi maupun biologi farmasi. Laboratorium ini mengelola administrasi pelaksanaan penelitian maupun pengujian baik oleh peneliti internal UAD maupun dari luar UAD (eksternal).

Untuk pelaksanaan penelitian, setiap peneliti harus mengikuti Prosedur Administrasi Penelitian (download prosedur).

Beberapa form yang digunakan adalah sebagai berikut :

  1. Permohonan ijin penelitian oleh peneliti dari UAD (download Form 01)
  2. Permohonan ijin penelitian oleh peneliti dari luar UAD (download Form 01A)
  3. Surat ijin penelitian oleh Kepala Laboratorium Penelitian (Form 03).
  4. Daftar penggunaan fasilitas laboratorium (download Form 04)
  5. Surat keterangan bebas alat dan bahan dari laboran (Form 05)
  6. Surat keterangan bebas fasilitas laboratorium yang ditandatangani oleh Wakil Dekan (Form 06)
  7. Surat ijin kerja lembur malam (download Form 07)
  8. Form ceklis ijin penelitian (download Form 08)
  9. Form ceklis bebas laboratorium (download Form 09)

 

Beberapa peralatan yang dimiliki LPT adalah :

  1. Spektrofotometer UV-Vis, telah digunakan untuk menganalisis berbagai sampel seperti uji DPPH, OD bakteri, senyawa Ferrozine, flavonoid , fenol total, Kafein, Asam benzoate, formalin, Glukosa, Protein, Antosianin, Vitamin E, Vitamin B1, Rodamin, Sakarin, Tanin, Betakaroten, Antalgin, Boraks, Vitamin C, Curcumin, Nanopartikel thymoquinon dan lain-lain
  2. High Performance Liquid Chromatography (HPLC), telah digunakan untuk menganalisis berbagai sampel seperti Furosemide dalam darah Parasetamol, Isolate senyawa dalam rosella, Eurycomanon, Lopinafir dan Ritonafir, Sianidin, Xantine nanopartikel, Piroksikam, Ibuprofen, Cinnamaldehida, Isolat senyawa dari Pasak Bumi, Diosgenin, Kumarin, Saponin, Sitokinin, Asam Lemak, Lisinopril, Scopoletin, Isoniazid, Etambutol, Rifampicin, Pirazinamid, Amoxicillin, Niasin dan lain-lain
  3. Gas Chromatography – Mass Spectrometry (GC-MS) dan Gas Chromatography – Flame Ionization Detector (GC-FID), telah digunakan untuk menganalisis berbagai sampel seperti Residu Metanol, Saponidin, Sampel Kemangi, Biogas, Ekstrak Manggis, Isolat Rosella, Vanilil Benzoat, Minyak Kelapa (Perlakuan), Asam Lemak (sampel), Asam Linoleat, Asam Stearat, VCO, Minyak Kelapa (kelapa, kelapa sawit dll), Metil ester, Triasetin, Minyak Atsiri (kemangi, jeruk, kayu putih, temulawak, peppermit, jeruk purut, biji pala), Biji Pala (sampel), Buah Merah, Diasetil Bifenil, Kalkon, Oleat Derivat, Jinten & Madu, Polygala paniculata, Asap Cair, Monoasil Gliserol, Minyak Jinten, Alga, Asam Malonat, Bromo vanillin, FAME, Kunyit, Pirolisis plastic, Etanol / alcohol, Bawang Merah, Diosgenin, Bio oil, Mikroalgae, Daun Cabai, PUFA MUFA, Minyak kayu putih dan lain-lain
  4. TLC Scanner, telah digunakan untuk menganalisis berbagai sampel seperti kurkumin, fraksi mengandung senyawa antibiotik dan lain-lain
  5. Alat-alat untuk analisis DNA seperti Polymerase Chain Reaction (PCR), Elektroforesis, Refrigerated Sentrifuge
  6. Peralatan analisis mikrobiologi

 

 gc-ms gc-fid  tlc-scanner
Peralatan GC-MS/GC-FID Peralatan TLC-Scanner
   

 

 spektrofotometer uv-vis  HPLC
Analisis dengan Spektrofotometer UV-Vis Analisis dengan HPLC

 

LABORATORIUM TEKNOLOGI INFORMASI

Laboratorium Teknologi Informasi digunakan untuk praktikum Sistem Informasi Manajemen, praktikum Komputer Perapotekan dan untuk penyelenggaraan Computer Based Test (CBT).

cbt farmasi 1

cbt farmasi 2

 

Daftar Biaya Penggunaan Alat di Laboratorium Farmasi UAD

Prosedur-Prosedur Operasional Penggunaan Alat :