Cerdas Bermedia Sosial, Promkes Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Informasi Obat Herbal

Maraknya informasi mengenai obat herbal di media sosial mendorong Tim Promosi Kesehatan Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam memilih informasi kesehatan yang tepat. Edukasi tersebut diberikan kepada ibu-ibu dan lansia dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di Indonesia Quran Center (IQC) Yogyakarta pada Kamis, 11 Juni 2026, dengan pendampingan apt. Ginanjar Zukhruf Saputri, M.Sc. selaku dosen pendamping. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pengisian pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai informasi obat herbal yang beredar di media sosial.
Setelah pre-test selesai, tim mahasiswa Program Studi Farmasi memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mencari dan memilih informasi obat herbal yang benar di media sosial. Dalam penyuluhan ini dijelaskan cara mengenali sumber informasi yang terpercaya, menghindari informasi yang menyesatkan, serta pentingnya memastikan keamanan dan legalitas produk obat herbal sebelum digunakan. Selama penyampaian materi, peserta terlihat antusias dan aktif memperhatikan penjelasan yang diberikan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penggunaan obat herbal serta informasi kesehatan yang sering ditemukan di media sosial. Tim pemateri memberikan penjelasan dan edukasi sesuai dengan pertanyaan yang disampaikan peserta.
Selain penyuluhan, tim juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula darah. Pemeriksaan ini mendapat respons yang baik dari peserta karena dapat membantu mereka mengetahui kondisi kesehatan secara dini.
Pada akhir kegiatan, peserta mengisi post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman setelah mengikuti penyuluhan. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam mencari informasi obat herbal di media sosial serta lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala.



