The Light of Islam in America: Mereka menemukan cahaya, kita tumbuh di dalamnya. Sudahkah kita istiqamah?”
Yogyakarta, 28 September 2026
Departemen Agama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (BEMF Farmasi UAD) menyelenggarakan kegiatan kajian dengan mengangkat tema “The Light of Islam in America” dan tagline “Mereka menemukan cahaya, kita tumbuh di dalamnya. Sudahkah kita istiqamah?”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh perkembangan Islam di Amerika Serikat sekaligus merefleksikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Dr.Ike Fitria Soule, M.Ed. menjelaskan bahwa komunitas Muslim di Amerika Serikat memiliki latar belakang yang sangat beragam. Muslim di Amerika berasal dari berbagai negara dan etnis, seperti Mesir, Uganda, Kongo, Somalia, Suriah, Pakistan, Bangladesh, India, Bosnia, Afghanistan, Sudan, Yaman, hingga Burma/Myanmar. Keberagaman tersebut juga terlihat dari berbagai masjid dan pusat komunitas Islam di Syracuse yang dibangun dan berkembang melalui kontribusi komunitas dari berbagai negara. Sebagian Muslim di Amerika datang sebagai imigran maupun pengungsi akibat kondisi yang terjadi di negara asal mereka.

Selain membahas keberagaman Muslim di Amerika, kajian juga menyoroti pentingnya pendidikan sebagai bentuk pemberdayaan. Melalui pendidikan, para imigran dan pengungsi dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Narasumber turut membagikan pengalamannya dalam kegiatan di North Southern Learning Center (NSLC), termasuk program Ramadan Global Experience yang memberikan kesempatan kepada pelajar dari Indonesia untuk mendapatkan pengalaman belajar di Amerika Serikat Pembahasan kemudian dikaitkan dengan QS. Al-Hujurat ayat 13 yang mengajarkan bahwa manusia diciptakan dalam berbagai bangsa dan suku agar dapat saling mengenal. Perbedaan latar belakang bukanlah alasan untuk merasa lebih tinggi maupun merendahkan orang lain. Kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh suku, bangsa, ras, maupun status sosial, tetapi oleh ketakwaannya kepada Allah Swt. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk melihat Islam dalam konteks yang lebih luas serta memahami bahwa keberagaman merupakan bagian dari kehidupan umat manusia. Tidak hanya sekadar mengenal kehidupan Muslim di Amerika, peserta juga diajak untuk merefleksikan bagaimana nilai Islam dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi nyata melalui pendidikan dan pemberdayaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi dialog dan tanya jawab. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta melakukan diskusi kritis mengenai materi yang telah disampaikan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Fakultas Farmasi UAD sekaligus menjadi pengingat untuk terus menumbuhkan nilai keislaman, memperluas wawasan, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam di tengah keberagaman masyarakat.


