Meningkatkan Kesadaran Ibu Rumah Tangga Melalui Edukasi Pemilihan Obat Generik dan Obat Bermerek yang Rasional di PKK RT 40
Pada hari Sabtu, 13 Mei 2026, telah dilaksanakan Kegiatan Promosi Kesehatan Farmasi UAD dengan tema “Obat Generik vs Obat Bermerek: Mana yang Harus Dipilih” bertempat di PKK RT 40. Kegiatan ini menyasar 22 orang ibu-ibu PKK sebagai pengelola kesehatan utama di lingkungan keluarga. Edukasi ini mengusung tagline menarik “Tubuh sehat, dompet selamat!” dengan media edukasi berupa leaflet berjudul “Ibu Cerdas Memilih Obat: Generik atau Bermerek?”.
Kegiatan promosi kesehatan ini diinisiasi karena pentingnya memberikan pemahaman untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai obat. Menurut Dr.apt.Woro Supadmi, M.Sc tujuan utama kegiatan ini dilaksanakan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu PKK agar mampu menjadi pengelola kesehatan keluarga yang cerdas dalam memilih, menggunakan, dan mendapatkan obat yang aman, tepat, dan ekonomis. Sebagai bentuk pelayanan tambahan, para peserta juga difasilitasi dengan pemeriksaan atau cek tekanan darah gratis serta pembagian leaflet edukatif secara langsung.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berjalan dengan sangat interaktif dan kondusif. Ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme yang luar biasa tinggi saat tim memaparkan materi. Materi tersebut meliputi perbedaan obat generik dan bermerek, pemahaman bahwa kualitas obat tidak ditentukan oleh harga atau merek, cara memilih obat yang tepat, tips cerdas memilih obat di rumah, serta pentingnya menjadi ibu cerdas sebagai pengelola keluarga yang sehat. Antusiasme ini semakin terlihat saat sesi tanya jawab, di mana para peserta aktif berkonsultasi mengenai pemilihan obat rasional untuk keluarga (seperti penggunaan Parasetamol tanpa harus selalu membeli merek populer seperti Panadol).
Untuk mengukur efektivitas dan keberhasilan edukasi, penyelenggara membagikan kuesioner tentang pernyataan benar atau salah mengenai materi. Berdasarkan hasil analisis kuesioner tersebut, pada awalnya masih banyak ibu-ibu yang belum memahami materi mengenai obat generik dan menganggap obat mahal pasti lebih bagus. Namun, setelah dilakukan pemaparan materi yang komprehensif, terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan di mana seluruh peserta akhirnya paham dan mampu membedakan serta memilih obat secara bijak. Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat menerapkan pemilihan obat yang rasional demi menjaga kesehatan sekaligus stabilitas ekonomi keluarga.



