Cerdas Mengenal Bentuk Dan Sediaan Obat Dan Cara Penggunaannya Yang Tepat
YOGYAKARTA, 06 Mei 2026 – Melalui kegiatan Promosi Kesehatan Farmasi UAD bertema “Cerdas Mengenal Bentuk dan Sediaan Obat serta Cara Penggunaannya yang Tepat”, mahasiswa S1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan memberikan edukasi kepada siswa kelas X SMK Farmasi Indonesia Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai berbagai bentuk dan sediaan obat serta cara penggunaannya yang benar sebagai bekal awal dalam pembelajaran kefarmasian. Kegiatan tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan dan dilaksanakan oleh mahasiswa S1 Farmasi UAD.
Menurut Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mengenai berbagai bentuk sediaan obat sejak dini. Setiap sediaan obat memiliki karakteristik dan cara penggunaan yang berbeda sehingga diperlukan pengetahuan yang tepat agar obat dapat memberikan efek terapi yang optimal, aman, dan rasional. Sebagai calon tenaga kefarmasian, siswa diharapkan mampu memahami perbedaan setiap sediaan obat serta memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi menggunakan media PowerPoint (PPT). Materi yang diberikan meliputi pengenalan berbagai bentuk sediaan obat seperti tablet, obat tetes mata, inhaler, suppositoria, dan patch transdermal, beserta fungsi, kelebihan, serta cara penggunaannya yang tepat. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta.
Untuk meningkatkan interaksi, pemateri mengajak siswa berdiskusi dengan menanyakan pada siswa yang pernah menggunakan beberapa bentuk sediaan obat, seperti inhaler, obat tetes mata, suppositoria, dan patch transdermal. Siswa yang pernah menggunakan sediaan tersebut diminta menceritakan secara singkat pengalaman dan cara penggunaannya. Selanjutnya, pemateri memberikan penjelasan serta meluruskan apabila terdapat kekeliruan sehingga seluruh peserta memperoleh pemahaman yang benar mengenai penggunaan masing-masing sediaan obat.

Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mengikuti sesi diskusi hingga selesai. Sebagai bentuk evaluasi, tim mahasiswa memberikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan berakhir. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai bentuk dan sediaan obat serta cara penggunaannya yang tepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas X SMK Farmasi Indonesia Yogyakarta memiliki bekal pengetahuan yang lebih baik mengenai bentuk dan sediaan obat, sehingga mampu menerapkan penggunaan obat secara benar serta menjadi calon tenaga kefarmasian yang kompeten dalam memberikan informasi obat kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen mahasiswa S1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan kesehatan melalui edukasi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.



