Rahasia Keluarga Sehat Dengan Habbatussauda Kepada Ibu-ibu PKK Kembang Putih Asri, Guwasari, Pajangan, Bantul

YOGYAKARTA – Tim Promosi Kesehatan Farmasi UAD sukses menyelenggarakan kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) bertajuk “Rahasia Keluarga Sehat dengan Habbatussauda”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (7/6) pukul 13.00 WIB tersebut diikuti oleh 46 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kembang Putih Asri, Guwosari, Pajangan, Bantul. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan habbatussauda sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diinisiasi oleh tim promosi kesehatan yang beranggotakan enam mahasiswa, yaitu Gendhis Sabrina Salsabila selaku Ketua adapun anggotanya yaitu Tia Nurul Rahmah, Naila Munjihattutazkiyah, Shasqik Alfida Danin Djati Wicaksana, Adelia Yasmin Muntaz, Yurika Shifa Tuzzahra. Program edukasi ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pengampu, Prof.Dr.dr.Akrom,M.Kes dengan dosen yang membersamai selama kegiatan promkes berlangsung Apt.GinanjarZukhruf Saputri,M.Sc. Pemilihan tema dilatarbelakangi karena di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk kembali memanfaatkan bahan-bahan alami (back to nature), penggunaan herbal seperti Habbatussauda kian diminati karena khasiatnya yang kaya akan antioksidan dan mampu menjaga imunitas tubuh. Namun, pemanfaatan yang optimal harus didasari oleh pemahaman dan edukasi yang benar mengenai manfaat serta cara konsumsi yang aman. Oleh karena itu, kegiatan edukasi mengenai rahasia menjaga kesehatan keluarga dengan bahan alami ini sangat penting dilakukan guna meningkatkan pemahaman masyarakat dalam melakukan pencegahan penyakit secara mandiri dari dalam rumah.

created by photogrid
Dalam kegiatan ini, kelompok mahasiswa memanfaatkan alat presentasi PowerPoint (PPT) agar peserta dapat lebih mudah memahami materi. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, khususnya pada saat sesi tanya jawab.. Para peserta tampak antusias menanyakan hal-hal seperti cara penggunaan habbatussauda. Salah satu topik yang paling banyak ditanyakan oleh ibu-ibu PKK adalah mengenai durasi konsumsi habbatussauda dan bagaimana jika digunakan bersamaan dengan obat obatan yang lain.
Menanggapi pertanyaan tersebut, tim mahasiswa dan dosen pendamping memberikan penjelasan komprehensif mengenai batasan aman konsumsi harian untuk habbatussauda dan cara penggunaan bila di konsumsi dengan obat yang lain.
Sebagai indikator terukur untuk melihat keberhasilan program edukasi, tim pelaksana juga mengadakan evaluasi melalui pengisian lembar pre-test di awal acara dan post-test di penghujung kegiatan. Berdasarkan hasil perhitungan evaluasi tersebut, tercatat adanya peningkatan pemahaman materi pada peserta. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar 6,22 poin dari pre-test ke post-test, atau setara dengan persentase peningkatan sebesar 6,87%. Angka positif ini menunjukkan bahwa materi edukasi yang disampaikan mampu diserap dengan baik oleh sasaran kegiatan.
Melalui kegiatan promosi kesehatan, diharapkan tingkat kesadaran dan literasi gizi ibu-ibu PKK di Kembang Putih Asri, Guwasari, Pajangan, Bantul semakin meningkat. Wawasan yang telah dibagikan diharapkan dapat diimplementasikan secara langsung oleh para ibu sebagai garda terdepan keluarga, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan serta imunitas seluruh anggota keluarga secara mandiri melalui pemanfaatan tanaman herbal berkhasiat seperti Habbatussauda.


