Stadium General: Pengembangan Rumah Sakit Syariah dan Penerapannya Bagi Farmasis

Sabtu, 28 Mei 2022. Prodi S1 Farmasi bersama dengan Prodi S2 Farmasi menggelar kuliah tamu yang menghadirkan pakar praktisi Dr.dr. Sagiran, SpB.,(K) KL.,M.Kes.,FICS dari Rumah Sakit Nurhidayah, Yogyakarta. Kuliah tamu ini diharapkan mampu memberikan gambaran implementasi rumah sakit syariah dalam pelayanan kesehatan. Dr.dr.Sagiran menyebutkan bahwa sistem syariah adalah sistem terbaik ciptaan Allah yang harus diikuti. Hal ini sesuai dalam firman Allah QS Al-Jatsiyah (ayat 18) yang artinya “Kemudian kami menjadikan bagi kamu suatu syariah, Maka ikutilah syariah itu. Jangan ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak memahami syariah.”

Dalam kuliah nya Dr.dr.Sagiran juga menyebutkan salah satu motivasinya untuk mengembangkan rumah sakit syariah ini karena rumah sakit memiliki arti penting yaitu sebagai upaya memelihara kehidupan manusia. Sesuai dengan Firman Allah dalam Qur’an surat Al-Maidah ayat 32, yang artinya “…Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya….”

Apt. Muhammad Muhlis, spFRS yang mengawal kuliah tamu tersebut juga menyampaikan bahwa farmasis dalam perannya di lapangan sangat dibutuhkan, khususnya pada pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Implementasi nilai-nilai ke-Islaman sangat menjadi hal yang penting dalam pelayanan pada pasien. Pemberian rekomendasi dan pemilihan obat yang telah tersertifikasi halal, dan tidak mengandung bahan haram, menjadi salah satu titik kritis dalam dunia kefarmasian. Pelayanan konseling maupun motivasi yang kaya akan nilai-nilai religiusitas dinilai dapat meningkatkan keberhasilan terapi pasien. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan memahamkan mahasiswa terkait tantangan maupun peluang dunia kefarmasian ke depan, tentunya yang menjadikan keunggulan bagi farmasis muslim dan halal lifestyle.(Zukhruf Saputri)