Asah Kemampuan Reporter Kampus, UAD Gelar Pelatihan Jurnalistik di Desa Murtigading

Yogyakarta – Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Ahmad Dahlan menggelar pelatihan jurnalistik mahasiswa di Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 10-11 Juni 2022. Pelatihan ini ditujukan bagi para reporter universitas maupun fakultas agar memperoleh ilmu dan wawasan mengenai cara menjadi seorang jurnalis yang baik, mulai dari pembekalan materi hingga terjun langsung ke lapangan dengan mewawancarai narasumber. Pelatihan ini terdiri atas 35 peserta yang merupakan perwakilan reporter dari setiap program studi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Adapun perwakilan dari Fakultas Farmasi adalah Na’imatul Aufa dan Irma Aulia Pratiwi.

Pelatihan jurnalistik mahasiswa ini turut menghadirkan Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd. selaku Kepala Kantor UAD, Dedi Wijayanti S.Pd., M.Hum., sebagai dosen peneliti, dan Drs. Sutrisno selaku Lurah Murtigading. Melalui sambutannya, Ali mengatakan “semua orang memiliki peluang untuk memperdalam ilmu jurnalistik ini dan saya yakin di mana pun anda berada ilmu tersebut akan berguna.”

Hari pertama membahas materi tentang penulisan berita yang disampaikan oleh reporter Kumparan yang juga alumni Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia UAD 2016, Arfiansyah Panji Purnandaru. Ia memberikan pemahaman supaya mahasiswa dapat menerapkan secara langsung saat mewawancarai narasumber dari materi yang telah dipaparkan. “Siapapun narasumbernya, kita harus menggunakan tutur kata yang sebaik mungkin” ucap Panji.

Pada hari kedua, mahasiswa dibagi menjadi enam kelompok dan diberi intruksi untuk mewawancarai narasumber yang sudah ditentukan oleh pihak panitia penyelenggara. Selanjutnya, setiap mahasiswa ditugaskan untuk menulis berita  dari hasil wawancara dengan waktu yang cukup singkat. Kemudian, penyuntingan naskah berita tersebut dibimbing dan dikoreksi oleh Editor News UAD, Utami Pratiwi. Ia menerangkan kepada para peserta bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar serta memeriksa ejaan dan tata bahasa dalam berita.

“Adanya pelatihan ini benar-benar dapat mengembangkan soft skill reporter mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Semoga pelatihan ini bisa terus terlaksana setiap tahunnya”, tutup Aufa dan Irma.